Awal saya masuk sekolah SMAN 1 CIKALONG WETAN, di situ saya sangat malu dan bingung untuk mengawali komunikasi dengan teman-teman baru, karena saya tipe org yg sangat pemalu dan juga tipe orang yg asik jika sudah kenal. Saat MPLS saya bertemu dengan salah satu anak yg bernama Yuni, disitulah kami bareng dan satu bangku. Setelah itu masuk lah kelas utama nya yaitu kelas X.F. Hari pertama masuk kelas dan masuk sekolah saya terkena insiden yg tak terduga, yaitu seragam saya bagian tangan nya penuh kena tinta karna ulah anak-anak cowo di belakang saya, dan di situ saling menyalahkan.
Singkat cerita, selang beberapa minggu saya menemukan teman-teman yg baik dgn isinya 7 orang. Di dalam kelas ada salah satu anak yg mungkin tidak suka kepada saya, dia menjelek-jelekan saya dgn teman-teman saya. Saya di situ di bully, di sebut kelas jamet, di sebut anak terpojokan yg pendiam. Saya di sindir-sindir sama salah satu anak, dan saya cerita kepada orang tua. Lalu orang tua lapor BK, wali kelas, juga mendatangi kepala sekolah, tetapi tidak ada tindakan saat itu juga, dan sampai detik ini akhir kls XII.
Singkat cerita naik lah ke kelas XI.F. Kelas XI ini lagi masa-masanya anak SMA yg sangat terasa keluh kesah nya, seru-serunya, pusing-pusingnya, dan sedang di mabok-maboknya peminatan yang mungkin tidak semua murid sesuai dengan mata pelajaran yg di minati nya yg katanya di sebut PEMINATAN itu. Saya sering kabur dari kelas peminatan fisika karna saking takutnya dan tidak suka dgn mata pelajarannya. Kelas XI itu intinya sedang di fase masa-masa SMA nya terasa banget. Kelas XI juga kita kehilangan satu orang teman kita yg awal saya kenal itu bernama Yuni. Dia pindah sekolah karna mengikuti orang tuanya yg pindah rumah. Juga di situ kami sangat kehilangan karna dia yg membuat kita tertawa, dia yg selalu menyemangati kita. Saat hari nya tiba dia pamitan kepada kami semua, dan disitulah kita banjir air mata.
Singkat cerita naik lah ke kelas 12, di mana kelas 12 itu cuma hitungan bulan lagi kami lulus, di mana kita sedang di fase di kejar-kejar oleh KTI, banyak nya tugas, menghabiskan masa-masa dengan teman-teman juga. Tetapi kelas 12 ini saya banyak dispen nya karna untuk kejuaraan nasional volly. Hampir selama 4 bulan saya tidak sekolah, sekolah juga seminggu 2×, sekolah dua-duanya kewajiban, tapi saya harus bisa mengambil keputusan untuk salah satunya. Dan alhasil saya tetap mengikuti pelatihan dan pertandingan yg di namakan kejurnas itu antar provinsi se Indonesia. Dan bulan November tgl 30 sudah selesai pertandingannya. Sepulang dari Probolinggo tanggal 1 Desember nya saya langsung di sambut dengan ujian sekolah, antara bingung, sedih, dan ingin ketawa karna gaperna sekolah tiba-tiba sudah ujian saja.
Terimakasi ibu/bapak guru untuk bimbingannya dan arahannya kepada saya. Terimakasi juga teman-teman semua yg sudah mau berteman baik dengan saya. Saya harap kami tidak saling melupakan yaa. See u next time, terimakasih untuk semuanya...
Komentar
Posting Komentar